Anatomi Part 2^

ANATOMI KUNO
Masa ini dimulai setidaknya pada permulaan tahun 1600 SM, saat dikeluarkannya papirus ilmu 
anatomi oleh ilmuwan peradaban Mesir kuno. Pada saat itu telah dapat dikenali beberapa organ 
dan pengetahuan dasar akan pembuluh darah.
Hippokrates adalah ilmuwan kedokteran Yunani kuno yang karyanya masih diakui hingga sekarang.
 Ia adalah seorang dokter pada akhir abad ke-6 SM atau awal abad ke-5 SM. Hippokrates telah dapat
memahami ilmu dasar mengenai sistem rangka dan otot, dan awal pemahaman lebih dalam akan 
kerja organ seperti ginjal. Namun, banyak karya lainnya yang didasarkan pada spekulasi bukan pada
penelitian keilmuan.
 ZAMAN PERTENGAHAN – AWAL ANATOMI MODERN 
Kemajuan kecil pada ilmu anatomi terjadi setelah kejatuhan kekaisaran Romawi. Ilmuwan Arab
banyak memberi kemajuan bagi ilmu lainnya, tetapi tidak dengan ilmu anatomi karena berbagai
larangan dan tabu. 
Setelah masa Galen, terjadi perkembangan anatomi di Bologna pada abad ke-14 hingga abad 
ke-16. Para imuwan mempelajari lebih lanjut hal-hal yang mereka bisa temukan pada mayat.
 Akhirnya, mereka dapat memahami lebih baik lagi mengenai fungsi organ tubuh. Ahli anatomi yang
 cukup berperan pada masa ini adalah Mondino de Liuzzi dan Alessandro Achillini.
Pada abad ke-16, Vesalius menerbitkan gambar-gambar anatominya  dengan cara membedah 
korban eksekusi gantung. Ia berhasil menunjukkan perbedaan besar mengenai gambaran anatomis 
tubuh manusia dengan anjing (gambaran Galen).

Ilmuwan pada abad ke-16 dan 17, berhasil memahami mengenai sistem sirkulasi, penemuan
katup pada pembuluh balik, aliran darah dari ventrikel jantung kiri ke kanan, dan vena hepatika
yang diidentifikasi berbeda dengan sistem sirkulasi lainnya. Begitu pula dengan penemuan
sistem limfatik.
 

0 komentar:

Posting Komentar